Ini Akibatnya Bila Sering Pakai Bra Kurang Pas

Submitted by malam pertama, Selasa, 14:05:05



Jangan sepelekan dalam memilih bra. Saat ini masih banyak wanita yang memakai bra dengan ukuran tidak tepat. Walau terdengar sepele, namun hal ini cukup membahayakan kesehatan. Tidak hanya membuat bentuk payudara buruk, tetapi juga bisa menimbulkan masalah lain seperti sakit kepala.

Dr Raashi Khatri-Panjabi, pendiri Centre for Orofacial Pain India mengatakan bahwa banyak remaja yang berkonsultasi padanya mengeluhkan rasa nyeri pada lengan dan memperluas pada bagian belakang kepala.

Dilansir Times of India, dari berbagai tes yang dilakukan, hasilnya, masalah tersebut disebabkan oleh pemakaian bra yang tidak tidak sesuai.
"Banyak wanita memakai bra tidak tepat, ini merupakan penyebab keluhan nyeri pada bahu, lengan, ketegangan leher, sakit kepala, tulang belakang dan sakit punggung," katanya.

Ia menambahkan bahwa bra sangat empuk yang dipakai remaja membuat penekanan yang seharusnya tidak terjadi pada otot trapezius, yakni otot segitiga yang memanjang dari dasar tengkorak ke bagian belakang leher dan turun ke pinggang.
"Bra yang buruk dapat menyebabkan masalah mulai dari sakit tulang belakang yang lebih rendah untuk sakit kepala konstan," jelas Dr Khatri-Panjabi.

Kepala departemen ortopedi di Rumah Sakit KEM Parel, Dr Pradeep Bhosle mengatakan, tali bra yang ketat juga membuat kontraksi pada otot dan memengaruhi sirkulasi darah.

"Karena itu, Anda mungkin mengalami ketegangan di bahu dan leher, sakit kepala, masalah tulang belakang leher dan nyeri punggung di wilayah tulang belakang yang lebih rendah," katanya.

Pemilihan warna bra pun harus diperhatikan. Dermatologist Dr Manohar Sobhani mengatakan bahwa warna bra yang paling baik adalah pastel. Ini karena warna-warna cerah cenderung melewati proses celup pewarna, yang bila menempel pada tubuh dapat menyebabkan ruam.
"Serat sintetis seperti nilon cenderung menyebabkan infeksi jamur. Jika tinggal di daerah dengan iklim panas dan pengap lebih baik menggunakan bra berbahan katun," katanya.



Topik Terkait: