Kenapa Wanita Mengerang Saat Hubungan Intim

Submitted by malam pertama, Rabu, 18:59:02



Wanita kerap mengeluarkan erangan atau desahan saat melakukan hubungan intim. Apalagi saat-saat akan mencapai puncak orgasme, erangan terdengar lebih keras. Mengapa? Apakah ini hal yang alami atau hanya sesuatu yang dibuat-buat oleh wanita untuk mendapatkan sensasi tertentu?

Sebuah studi yang dikenal dengan "vokalisasi sanggama" pada Archives of Sexual Behavior (2011) mengungkapkan hal menarik.

Pertama, wanita heteroseksual yang aktif secara seksual antara usia 18 tahun sampai 48 tahun mengeluarkan erangan saat berhubungan seks.

Kedua, Para peneliti menemukan, wanita yang tidak mengerang belum tentu mengalami orgasme.

Memang benar bahwa hubungan seks tidaklah hanya melulu pada penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) saja. Hubungan seks juga berkaitan emosi. Sensasi kesenangan dan kenikmatan akan dirasakan saat melakukan hubungan seks.

Kenikmatan dan kesenangan yang dirasakan secara terus menerus saat berhubungan badan, akan diekspresikan oleh wanita. Hampir semua wanita meluapkan perasaan senang dan kenikmatan saat berhubungan seks dengan cara mendesah. Hampir sebagian besar wanita mendesah saat merasakan orgasme ketika melakukan hubungan intim.

Bila berhubungan seks dikaitkan dengan emosi seorang wanita, maka ekspresi tersebut merupakan bukti kesenangan dan kenikmatan yang mereka rasakan. Perasaan dan sensai yang luar biasa yang membuat mereka tidak bisa mengendalikan diri selama melangsungkan hubungan seks, yang akhirnya membuat wanita hampir selalu mendesah.

Wanita yang lebih berisik saat sedang berhubungan seks, ada kemungkinan wanita tersebut sangat sensitif terhadap segala rangsangan. Sehingga kenikmatan yang diterimanya, tidak dapat dia tahan dan akhirnya menampakkan ekspresi dengan erangan yang keras. Ekspresi tersebut dapat menciptakan suasana yang lebih erotis hingga dapat membakar gairah seks pria pasangannya. Wanita sering mendesah saat berhubungan seks karena ingin membangkitkan gairah seks pasangan prianya.

Banyak pria yang membenarkan, bahwa erangan atau desahan pasangannya membuatnya lebih bergairah, dan merasa lebih hebat karena mampu membuat wanita pasangannya begitu menikmati permainannya.

"Erangan wanita dikeluarkan sebelum dan bersamaan dengan ejakulasi pria," tulis para peneliti, seperti yang dikutip CNN.

Disamping sebagai ekspresi kenikmatan dan kesenangan seperti diuraikan di atas, ternyata Wanita juga mengerang demi menghilangkan kebosanan, kelelahan, dan nyeri atau ketidaknyamanan saat berhubungan seks.

Namun yang terakhir ini tidak terlalu banyak dilakukan wanita. Umumnya wanita yang melakukan desahan karena nyeri atau bosan, bila menghadapi lawan yang kurang bisa memperlakukan wanita dengan baik saat melakukan hubungan seks.

Namun perlu diwaspadai pria, ternyata ada wanita yang mendesah atau mengerang hebat hanya berpura-pura orgasme.

Padahal dengan berpura-pura orgasme, wanita justru memberikan sinyal kepada pasangan parianya kalau ia berhasil memuaskan wanita tersebut, padahal sebenarnya tidak.

Mestinya berhubungan seks itu berjalan dua arah. Janganlah wanita berpura-pura atau melakukan sesuatu yang tidak dinginkan pria. Sebaiknya erangan yang hadir untuk menyinkronkan hasrat seksual satu sama lain!



Topik Terkait: